Sabtu, 14 Mei 2011

ABSTRAK TESIS


ABSTRAK
        Sunarti,Sri.2010. Model Pembelajaran Siklus dalam Meningkatkan Kemampuan Apresiasi Religius (Studi  Eksperimen pada Siswa Kelas  VII SMP Negeri 1  Indramayu ). Tesis.Program Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan. Pembimbing: 1) Pro.Dr.Yoyo Mulyana,M.Ed., 2) Prof.Dr.Yoce Aliah Darma,M.Pd.

Kata Kunci: model siklus, apresiasi puisi,puisi religius

Penerapan model pembelajaran siklus dalam pembelajaran apresiasi puisi merupakan model pembelajaran yang berfokus pada siswa yang terdiri atas (a) pembangkitan minat (enggament), (b) eksplorasi (exploration), (c) penjelasan (explanation), (d) elaborasi (elaboration/ extention), dan (e) evaluasi (evaluation).
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah  perencanaan model pembelajaran siklus dalam pembelajaran apresiasi puisi religius? bagaimanakah pelaksanakan  model pembelajaran siklus dalam pembelajaran apresiasi puisi religius? apakah ada perbedaan  antara hasil pembelajaran apresiasi puisi religius menggunakan model pembelajaran siklus dengan  model diskusi?
Penelitian ini bertujuan  untuk  mendapatkan  informasi atau gambaran tentang perencanaan model pembelajaran siklus dalam pembelajaran apresiasi puisi, mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan model pembelajaran siklus dalam pembelajaran apresiasi  puisi religius, dan mengetahui perbedan antara hasil pembelajaran puisi religius menggunakan model pembelajaran siklus dengan  model pembelajaran diskusi.
Data  dalam  penelitian  ini  berupa pemahaman siswa terhadap apresiasi puisi religius yang mencakup unsur-unsur yang membangun puisi dengan kriteria penilaian meliputi aspek pemahaman gambaran umum isi puisi, pemahaman nada, pemahaman feeling/rasa, pemahaman citraan, pemahaman gaya bahasa, pemahaman amanat, pemahaman nilai-nilai puisi religius, pemahaman kaitan isi puisi religius dengan kehidupan nyata, dan pemahaman penerapan isi puisi religius dalam kehidupan.
Untuk uji hipotesis dilakukan berdasarkan asumsi yang diperoleh dari hasil uji beda kemampuan awal apresiasi puisi religius dan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan nilai prates dan pascates yang meliputi uji kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Berdasarkan analisis terdapat perbedaan hasil prates dan pascates  pada kelas eksperimen, yaitu diperoleh t hitung = 12.823 dengan n = 36 untuk taraf signifikansi α = 0,05  dengan  t tabel = 1.994, maka t hitung > t tabel atau  12.82  >  1.994 berarti ada perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar apresiasi puisi religius yang diberi perlakuan dengan hasil belajar apresiasi puisi religius yang tidak diberi perlakuan model pembelajaran siklus. Terdapat perbedaan hasil pascates (posttest) pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu diperoleh t hitung = 11.257 dengan  n=36 untuk taraf signifikansi α = 0,05 t tabel = 1.994. Data tersebut menunjukkan t hitung  >  t tabel atau 11.257  > 1.994. Dengan demikian, model pembelajaran siklus lebih meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi religius daripada  model diskusi.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar